Mau Kaya?

Nopember 25th, 2010 by pringgondani

Bismillahirohmanirrohiim

Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.

Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.

Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.

Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan “tidur”. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.

Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, “Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?”

Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.

” Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,” begitu beliau memulai penjelasannya.

RAHASIA PERTAMA
“Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).

Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.

Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu… baru kemudian ayahmu dan gurumu.
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.”

Beliau mengambil napas sejenak.

RAHASIA KEDUA
“Kemudian yang kedua,” beliau melanjutkan. “Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.

Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, ‘Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.’ Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.

Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.

Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.

RAHASIA KETIGA
“Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, ” begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. “Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.”

“Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga” , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).

“Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ,” tanya beliau.

“Ya, bagaimana caranya?” jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.

“Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!” jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. “Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.”

“Walau pun itu orang kaya?” tanya saya.

“Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.”

“Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,” saya bertanya lagi.

“Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,” jawab beliau. “Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.”

RAHASIA KEEMPAT
Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.

“Yang keempat nih, Mas,” beliau memulai. “Jangan mempermainkan wanita”.

Hm… ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.

“Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.”

“Lalu?” saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.

“Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. ”

Oh… pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.

“Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,” beliau melanjutkan.

Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.

Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang….

KEDAHSYATAN SEDEKAH
Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala, dan melipatgandakan rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!

Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat perbandingan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut.

Kemudian mereka bertanya, ‘Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?’.

Allah menjawab, ‘ Ada , yaitu besi’.

Para malaikat pun kembali bertanya, ‘Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari besi?’.

Allah menjawab, ‘ Ada , yaitu api’.

Bertanya kembali para malaikat, ‘Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari api?’.

Allah menjawab, ‘ Ada , yaitu air’.

‘Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?’ tanya para malaikat.

Allah pun menjawab, ‘ Ada , yaitu angin’.

Akhirnya para malaikat bertanya lagi, ‘Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?’.

Allah yang Mahakaya menjawab, ‘ Ada , yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya’ .”

Subhanallah. …
Sumber :  tahajjud_call at yahoogroups.com

Making The Law of Attraction Work For You By Remez Sasson

Nopember 24th, 2010 by pringgondani

The Law of Attraction bilang apa yang ada di Pikiran kita itu yang akan Menarik (Attract) nya untuk terjadi (Dia tidak membedakan Positif dan Negatif)…

Making The Law of Attraction Work For You
By Remez Sasson
The law of attraction is not a new idea. It has always been here from ancient times, and people have always used it. Hunters, who painted scenes of hunting on the walls of caves thousands of years ago, used the law of attraction, as well as modern businessmen, who visualize what they wish to accomplish. You use it too, whenever you think, make plans or daydream.

Books on this subject started to be popular more than a hundred years ago, but the authors of these books did not use the term “the law of attraction”. They called it the law of opulence, mental power, mental magic, the power of thoughts or creative visualization. It is the same law, the same power, only with a different name.

Many years ago, William Walker Atkinson, Richard Ingalese, Opheil and many others, have written books on the power of the mind to attract what one thinks about, and these books are still popular and available nowadays at bookstores. Other known authors are Joseph Murphy, Napoleon Hill and Wallace.D.Wattle. Later, Shakti Gawain wrote a book on the subject and popularized the term “Creative Visualization”.
All of these books are about what is now termed “The law of attraction”. As you see, it is not a new subject, but due to the media, it became a “hot” subject today. If you look around in bookstores, the Internet, TV and the newspapers, you will find many new books and articles on this subject budding every day. This brings to mind the well-known phrase, “there is nothing new under the sun”. It is the same subject with a different name.

The message of all these books is that if you keep thinking upon a certain subject, you will ultimately attract it into your life. Thoughts, mental images and feelings can move the subconscious mind and the Universal Mind to act on your behalf and manifest your desires.

This is a most inspiring and elating idea, but inspiration and feelings of elation are not enough. You need to know what to do and how to proceed; otherwise you will get no results. You need to do more than just daydream for a few moments, once in a while, about what you wish to get or achieve. If you don’t put some effort into this project and do not apply certain mental rules, you might not get results, and this can lead to disappointment, discouragement and to losing of faith in the law of attraction and the powers of the mind.

Reading books or articles about the law of attraction awaken a sensation of power. The realization that you can transform your life and create success brings excitement and hope, but these feelings can change into disappointment and frustration, if you don’t know what to do next.

If you are told that you can create anything you want, but are not provided with the proper guidance and practical instructions, how can you proceed?
It is not enough just to visualize a goal for a few minutes, and then let doubts and disbelief fill your mind for the rest of the day.
It is not enough just to visualize a few times, and then wait for miracles to happen.
 You need to have a strong desire and motivation, and the commitment to do whatever is necessary to achieve your goal.
 You need persistence, concentration, the ability to visualize, and at least some degree of self-discipline.
 You need to learn to recognize opportunity when it appears, and to be willing and ready to take and use this opportunity.
 You need to be willing to act and take the required steps whenever needed, and not just wait for your desires to materialize from thin air or suddenly drop on you from the sky.
In order to take full advantage of the law of attraction you need to know certain rules and follow them. It is true, some people achieve great success, without knowing much or anything about it, but they intuitively use it correctly.

The law of attraction is not a method for getting rich quickly, without doing anything. It requires mental work, focus and visualization, and also the willingness to follow the mental work with any required actions on the physical plane.

This law can manifest your desires in many ways, sometimes obviously and directly, and sometimes in an indirect way, through various steps. Sometimes you might attain your goal in a sudden or miraculous way, and at other times slowly or indirectly, one thing leading to another. People might help you, a new job might come along, an idea might pop up in your mind, or your intuition might tell you to follow a certain course of action. These are just a few of the many ways, through which this law can help you manifest your desires.

In order to utilize this law consciously and get positive results, you need more than just general information; you need to know exactly how to use it. Some books point the way in a general manner, others are more instructive, and some are detailed. If you search a little and read books on the subject, you will eventually come across a book that offers practical and detailed information and guidance that can really help you.

Heap size pada Java

Nopember 8th, 2010 by pringgondani

Ada sebuah kasus ketika saya mencoba generate report menggunakan jasper report dan keluar lah error :
“java.lang.OutOfMemoryError: Java heap space”

wow, saya sangat tertarik ketika menemukan error baru yang belum saya temui sebelumnya.
Bahasa yang saya gunakan adalah java, database menggunakan microsoft SQL server 2005, operating system windows XP pro 32 bit dan menggunakan apache tomcat sebagai server.

usut punya usut ternyata error tersebut karena aplikasi tersebut memerlukan heap size yang lebih banyak dari alokasi default yang sebesar 128 mb atau mungkin juga karena tidak efisiennya penggunaan memory.

Heap size sendiri bisa diartikan sebagai memory penyimpanan sementara pada JVM yang menangani ketika objek baru dibuat. Jika objek baru yang dibuat melebihi heap size, maka hal ini akan menimbulkan error “memoryOutof Bound”.

Jika anda memerlukan memory yang melebihi default (128 mb), anda harus menggunakan command line -Xms dan -Xmx ketika launching program anda : java -Xms -Xmx .
perintah tersebut ditambahkan pada Catalina.sh untuk pengguna Linux atau Catalina.bat untuk pengguna Windows yang ada di LOKASI_TOMCAT\bin\
default yang tertulis adalah java -Xms32m -Xmx128m
java -Xms -Xmx .
Sebagai contoh, tambahkan data berikut setelah baris komentar yang ada di file :
CATALINA_OPTS=”-Xms256m -Xmx512m”;

Menurut sun microsystem bahwa heap size maksimum yang dianjurkan adalah 1/4 dari memory fisik yang digunakan dan heap size minimum adalah 1/64 memory fisik.

pringgondani

Hidup bukanlah untuk mengeluh dan mengaduh

Oktober 27th, 2010 by pringgondani

….Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk hidup
bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra
serta mencipta dan mengukir dunia
Kita menyandang tugas
kerna tugas adalah tugas
Bukannya demi sorga atau neraka
Tetapi demi kehormatan seorang manusia

Kerna sesungguhnya kita bukan debu
meski kita telah reyot, tua renta dan kelabu
Kita adalah kepribadian
dan harga kita adalah kehormatan kita
Torehlah lagi ke belakang
kemasa silam yang tak seorangpun kuasa menghapusnya….

Kesadaran adalah matahari
Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala
Dan perjuangan
Adalah pelaksanaan kata-kata

Rendra 22 April 1984

Download Buku dari http://books.google.com

Oktober 19th, 2010 by pringgondani

Ketika anda mencari sebuah buku yang anda inginkan di internet tiba-tiba anda menemukan e-book yang berada di books.google.com dan anda berniat untuk mendownloadnya, akan tetapi tidak ada fasilitas download pada books.google.com tersebut.
Mudah-mudahan mbah Google tidak marah setelah saya posting cara download buku dari http://books.google.com, because it is, definitely not a hack. Saya hanya mengajarkan bagaimana cara meng-copy temporary file Google yang tersimpan di komputer anda. Download ini tanpa menggunakan tools-tools yang beredar di internet.
Just follow the steps okay! :
1. Buka Internet Explorer (bukan Mozila Firefox). Pastikan bahwa anda adalah admin komputer tersebut. Lalu, masuk ke halaman yang ingin anda download pada books.google.com.

2. Masuk ke “C:\Documents and Settings\%your admin name%\Local Settings\Temporary Internet Files\” . misal untuk komputer milik saya, saya masuk ke :
“C:\Documents and Settings\daniGantengBangetSehLo\Local Settings\Temporary Internet Files\” . Delete semua isi pada folder tersebut. misal : tekan “ctrl + a” lalu delete atau “shift+delete”.

3. Refresh internet explorer anda pada halaman buku yang anda download.

4. Refresh pada folder “Temporary Internet File”. Copy semua file PNG pada folder lain. Anda dapat membedakan file PNG dilihat dari icon-nya.
File yang baru anda copy tersebut adalah halaman buku yang sudah anda buka.

Okay selamat mencoba!
I’m available always on Yahoo!Messenger, if you wanna ask me.

Gadis cilik yang tidak mau menyerah

Oktober 16th, 2010 by pringgondani

child

Perhatikan anak ini. Gadis cilik ini tiap pagi harus membantu orangtuanya berjualan makanan kecil, di salahsatu sudut jalan di Damaskus. Barang dagangannya, ramainya orang lalu-lalang, dan kesulitan hidup keluarganya, seakan tidak mampu mematahkan semangatnya untuk belajar.

( Ini adalah “Challange”, peraih penghargaan “Best Photo For The Year 2007” dari Federation Of Arab News Agencies (FANA). Fotografernya adalah Waseem Kheir Beik. Anak ini sebenarnya tidak mau difoto dan selalu menutupi wajahnya saat diambil gambarnya. Fotografernya akhirnya berusaha memfoto anak ini dengan lensa dari jarak 30 meter).

The fisherman and the businessman

Oktober 3rd, 2010 by pringgondani

catch
There was once a businessman who was sitting by the beach in a small Brazilian village.
As he sat, he saw a Brazilian fisherman rowing a small boat towards the shore having caught quite few big fish.
The businessman was impressed and asked the fisherman, “How long does it take you to catch so many fish?”
The fisherman replied, “Oh, just a short while.”
“Then why don’t you stay longer at sea and catch even more?” The businessman was astonished.
“This is enough to feed my whole family,” the fisherman said.
The businessman then asked, “So, what do you do for the rest of the day?”
The fisherman replied, “Well, I usually wake up early in the morning, go out to sea and catch a few fish, then go back and play with my kids. In the afternoon, I take a nap with my wife, and evening comes, I join my buddies in the village for a drink — we play guitar, sing and dance throughout the night.”

The businessman offered a suggestion to the fisherman.
“I am a PhD in business management. I could help you to become a more successful person. From now on, you should spend more time at sea and try to catch as many fish as possible. When you have saved enough money, you could buy a bigger boat and catch even more fish. Soon you will be able to afford to buy more boats, set up your own company, your own production plant for canned food and distribution network. By then, you will have moved out of this village and to Sao Paulo, where you can set up HQ to manage your other branches.”

The fisherman continues, “And after that?”
The businessman laughs heartily, “After that, you can live like a king in your own house, and when the time is right, you can go public and float your shares in the Stock Exchange, and you will be rich.”
The fisherman asks, “And after that?”
The businessman says, “After that, you can finally retire, you can move to a house by the fishing village, wake up early in the morning, catch a few fish, then return home to play with kids, have a nice afternoon nap with your wife, and when evening comes, you can join your buddies for a drink, play the guitar, sing and dance throughout the night!”
The fisherman was puzzled, “Isn’t that what I am doing now?”

classic Brazilian story, probably also present in other cultures.

Damansara Specialist Hospital

Oktober 2nd, 2010 by pringgondani

Beberapa waktu yang lalu teman di Indonesia bertanya tentang rumah sakit yang bagus di Malaysia kepada saya. Waktu itu saya belum tahu dan memang belum pernah berobat di KL jadi speechless ketika ditanya mengenai hal ini.

Tadi pagi saya berkesempatan berobat di salah satu rumah sakit di kota Damansara (sekitar 20 menit dari KL kalau menggunakan LRT). Setelah mencari di mesin pencari Google apa rumah sakit spesialis yang bagus di Kota Damansara, akhirnya saya menemukan Damansara Specialist Hospital. Rumah sakit tersebut merupakan salah satu top medical tourism di Malaysia dan world class hospital yang terjangkau. Rumah sakit ini merupakan rumah sakit spesialis yang menurut saya komplit yang dihuni dokter-dokter dari berbagai spesialisasi yang terbiasa menggunakan bahasa inggris.

Okay, how about the service?.
Untuk pelayanan memuaskan (jika dibandingkan dengan dokter-dokter yang saya temui sebelumnya). Dokter memeriksa saya dengan teliti dan menerangkan penyakit yang saya derita bahkan sampai menggunakan alat peraga untuk menerangkan di mana titik penyakit tersebut.

How about the cost?. Untuk biaya berobat di rumah sakit ini terbilang mahal jika dibandingkan dengan biaya di rumah sakit lainnya, tapi dengan dengan pelayanan bagus memang layak dengan biaya sebesar itu.

Rincian harga yang mungkin sama untuk semua pasien :
Admission : RM. 15
Consultation : RM. 75
Doctor Pro. : RM.100
totalnya RM 190 belum termasuk obat tergantung dari obat yang dibeli.
terbilang mahal jika dibandingkan dengan berobat di rumah sakit milik kerajaan (pemerintah) yang hanya RM 5 termasuk obat dan RM 30 jika berobat di klinik-klinik milik pribadi.

Okay, rumah sakit ini menjadi rumah sakit yang saya rekomendasikan apabila anda ingin berobat di Malaysia.

hotel_detail_img

You Are a Magnet

Oktober 1st, 2010 by pringgondani

The law of attraction is unfailingly giving you every single thing in your life based on what you’re giving out.

You magnetize and receive the circumstances of wealth, health, relationships, your job, and every single event and experience in your life, based on the thoughts and feelings you’re giving out. Give out positive thoughts and feelings about money, and you magnetize positive circumstances, people, and events that bring more money to you. Give out negative thoughts and feelings about money, and you magnetize negative circumstances, people, and events that cause you to have a lack of money.

“Whether humanity will consciously follow the law
of love, I do not know. But that need not disturb me.
The law will work just as the law of gravitation
works whether we accept it or not.”
Mahatma Gandhi.

As surely as you think and feel, the law of attraction is responding to you. It doesn’t matter whether your thoughts and feelings are good or bad, you are giving them out, and they will return to you as automatically and precisely as an echo returns the same words you send out. But this means that you can change your life by changing your thoughts and feelings.

Give positive thoughts and feelings, and you will change your
entire life!

from the power

To Sepang International Circuit

September 26th, 2010 by pringgondani

if you fans of MotoGP or Formula 1 certainly know sepang international circuit. ya, this is one of the circuit in MotoGP and F1 series 2010. Here I’ll explain how to get there.
currently i stay in kota Damansara but I’ll explain how to get there not only from Damansara but also from KLIA (KualaLumpur International Airport).
I’ll explain from Kota Damansara first.
okay it’s very simple : go to “one utama” then using sky Bus to Sepang. this Bus dirrectly go to Sepang. the price is RM 10 (in 2009).
okay another option, you go to KL central. from KL central you can go there by Taxi, train or Sky Bus. okay which one the cheapest?
hmmm, may be by Bus still the cheapest. I never go there by Bus, because it was took a long time.
if you wanna using Train from KL central, this is a smart choice. the cost is RM 25 from KL central to KLIA then from KLIA you can using shuttle bus to sepang.
The KTM Komuter can also be used to reach Sepang. Catch a train to Nilai station in Negeri Sembilan. From there, Sepang Sky Bus or Omnibus goes to locations within Sepang district, including KLIA, Salak Tinggi, Sepang (for connections to Port Dickson in Negeri Sembilan) and Sungai Pelek.
During race season, the simplest way is to catch the train from KL Sentral to KLIA and then transfer onto shuttle buses which will bring you to the circuit. The operator of KLA Ekspres and KLIA Transit has transport packages which cover the train ride and shuttle bus.
On non-race days, it may be difficult to get to the circuit by public transport. Your best bet is by taxi.
okay, I’ll show you my pics.
tiket
uplot12